Berita/Informasi

Kekurangan Jam Tatap Muka Guru Bisa Dikonversi dengan Kegiatan Lain

Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 19 tentang Perubahan Nomor 74 2008 tentang Guru mempermudah guru untuk memenuhi ketentuan minimal 24 jam tatap muka karena 24 jam tersebut tidak hanya dilakukan di luar kelas, tetapi juga di luar kelas. Kegiatan di luar kelas tersebut bisa dikonversi menjadi jam tatap muka. Dari 5M kegiatan pokok guru, 2M di antaranya bisa dikonversi ke dalam jam tatap muka, yaitu membimbing dan melatih peserta didik, dan melaksanakan tugas tambahan. Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Dirjen GTK) Kemendikbud, Sumarna Surapranata mencontohkan, seorang guru pendidikan formal juga… Baca Selengkapnya

Berita/Informasi

Ini Contoh Kreativitas Guru dalam Penguatan Pendidikan Karakter

“Jangan remehkan kreativitas guru. Jangan pesimis. Kita harus optimis,” tegas Direktur Guru dan Tenaga Kependidikan (Dirjen GTK) Sumarna Surapranata. Hal itu diungkapkannya terkait kemampuan guru berkreasi dalam menciptakan kegiatan yang mendukung Penguatan Pendidikan Karakter (PPK). Ia mengatakan, berbagai kegiatan di dalam maupun di luar kelas bisa diciptakan guru untuk melaksanakan kegiatan-kegatan PPK. Pranata mencontohkan, dalam mengenalkan nilai-nilai nasionalisme, guru bisa membawa siswa ke museum. Di museum, guru bisa memperkenalkan sejarah, benda-benda pusaka, atau budaya secara langsung, tidak hanya melalui foto yang biasanya terjadi di dalam kelas. Penerapan PPK di sekolah… Baca Selengkapnya

Berita/Informasi

SOAL UN 2018 SEBAGIAN BESAR MASIH BERUPA PILIHAN GANDA

Pada penyelenggaraan ujian nasional (UN) tahun 2018, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) berencana membuat soal UN lebih bervariasi. Soal UN tahun 2018 sebagian besar memang masih berupa pilihan ganda. Namun, Kemendikbud juga akan menggunakan soal yang tidak hanya berupa pilihan ganda. Beberapa soal bisa berupa mengisi jawaban, pilihan yang tidak tunggal, esai, atau bentuk lainnya. Kepala Pusat Penilaian Pendidikan (Puspendik) Kemendikbud, Nizam mengatakan, bentuk soal UN yang variatif itu bertujuan untuk mengukur level kognisi siswa lebih dalam. Variasi soal juga diharapkan bisa mendorong siswa memiliki kemampuan berpikir tingkat tinggi atau… Baca Selengkapnya

Informasi

Tahun Ajaran Baru, Mendikbud Mengimbau Menyanyikan Lagu Kebangsaan Sebagai Pendidikan Karakter

Di sela-sela kunjungan Presiden Joko Widodo membagikan Kartu Indonesia Pintar (KIP) di Ciamis, Jawa Barat, Sabtu (10/6/2017), Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy sempat memberikan arahan untuk menyambut tahun ajaran baru 2017/2018. Mendikbud mengimbau kepada para siswa di tahun ajaran baru nanti, untuk menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan lagu nasional di sekolah sebagai salah satu bentuk penguatan pendidikan karakter. “Nanti sebelum memulai pelajaran, nyanyikan lagu Indonesia Raya dan lagu nasional sebelum memulai pelajaran,” jelas Muhadjir di hadapan 1.256 pelajar penerima KIP. “Misalnya antara lain (lagu) Rayuan Pulau Kelapa,”… Baca Selengkapnya

Informasi

Penguatan Karakter Siswa melalui Delapan Jam Belajar, Untungkan Madrasah Diniyah

Penguatan Karakter Siswa Melalui Delapan Jam Belajar, Untungkan Madrasah Diniyah 12 Juni 2017 ← Back Jakarta, Kemendikbud – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) segera menerapkan kebijakan delapan jam belajar dengan lima hari sekolah di tahun ajaran 2017/2018. Kebijakan ini merupakan implementasi dari program Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) yang menitik beratkan lima nilai utama, yaitu religius, nasionalis, gotong royong, mandiri, dan integritas. “Peraturan terkait hal tersebut segera diterbitkan dan segera kita sosialisasikan,” ungkap Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy di kantor Kemendikbud, Jakarta, Senin (12-6-2017). Dijelaskannya, penguatan karakter tersebut tidak… Baca Selengkapnya

Go to Top